MEMFUNGSIKAN
SERVER SEBAGAI ROUTER
Haiii sobat, apa kabar?? tentunya baik-baik saja bukan....Untuk kali ini saya ingin berbagi ilmu sedikit lanjutan dari yang kemaren. Ok langsung saja, karena
komputer server yang
digunakan sekaligus sebagai
router maka perlu
juga mengedit file
/etc/sysctl.conf, agar server dapat memforward
paket-paket dari jaringan local maupun dari luar.
#pico /etc/sysctl.conf
#
# /etc/sysctl.conf - Configuration file for setting
system variables
# See /etc/sysctl.d/ for additonal system variables
# See sysctl.conf (5) for information.
#
#kernel.domainname = example.com
# Uncomment the following to stop low-level messages
on console
#kernel.printk = 3 4 1 3
########dipotong#####
# Uncomment the next line to enable packet
forwarding for IPv4
net.ipv4.ip_forward=1
# Uncomment the next line to enable packet
forwarding for IPv6
# Enabling
this option disables Stateless Address Autoconfiguration
# based on
Router Advertisements for this host
#net.ipv6.conf.all.forwarding=1
Setelah fungsi
forwarding diaktifkan kita perlu
menambahkan suatu aturan
baru pada router
agar melakukan fungsi NAT (Network address translation) karena network
lokal kita tidak dirouting oleh router
diatas server yang
sedang kita siapkan.
Fungsi NAT ini
memungkinkan client yang
berada dibawah server dapat terkoneksi dengan internet sekalipun
sebenarnya network tepat dimana client berada tidak dirouting. Untuk
mengaktifkan fungsi NAT ini, lakukan perintah berikut,
#iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j
MASQUERADE
Perintah
diatas maksudnya adalah
semua paket yang
keluar melalui eth0
akan di MASQUERADE atau dibungkus
ulang, sehingga apabila
ada client dibawah
router melakukan komunikasi
dengan host diluar server maka seakan-akan yang melakukan itu bukan dari
client tapi dari server itu sendiri dengan
identitas yang ada
pada eth0. Ingat yang
dikenali oleh jaringan
luar pada topologi
kita ini hanya IP address server pada eth0 .
Cara di
atas bisa memiliki kelemahan yaitu
apabila server mengalami
reboot atau mati listrik maka semua aturan tersebut akan
hilang, sehingga harus diketik lagi. Untuk mengatasi masalah ini dapat diakali
dengan menuliskan semua aturan tersebut pada file /etc/rc.local.
#pico /etc/rc.local
#!/bin/sh -e
#
# rc.local
# This script is executed at the end of each
multiuser runlevel.
# Make sure that the script will "exit 0"
on success or any other
# value on error.
# In order to enable or disable this script just
change the
# executionbits.
#
# By default this script does nothing.
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE
exit 0
Pastikan penambahan
aturan baru dituliskan sebelum
tulisa “exit 0”. Kemudian untuk
memastikan bahwa semua aturan
dan settingan server
awal sudah berjalan
dengan normal ada
baiknya kita reboot terlebih
dahulu, untuk me-reboot server dapat digunakan perintah reboot.
#reboot
.png)
By
05.54
0 komentar